Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Kondisi Fisik dan Sosial Negara Myanmar

Kondisi Fisik dan Sosial Negara Myanmar -  Secara astronomis, Myanmar terletak antara 11 LU – 28 LU dan 92 BT – 100 BT. Negara ini di sebelah Barat berbatasan dengan Bangladesh, India, dan Teluk Benggala di sebelah Timur berbatasan dengan Laos, Thailand, dan Cina di sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Andaman dan sebelah Utara berbatasan dengan Cina. Wilayah Myanmar masih didominasi oleh areal hutan. Hampir 52% wilayahnya masih berupa hutan yang banyak menghasilkan kayu. Di kawasan dataran rendah banyak digunakan sebagai lahan pertanian. Pada masa lalu, Myanmar merupakan negara penghasil beras utama di wilayah Asia Tenggara, namun saat ini seiring dengan kemajuan pertanian di berbagai negara, Myanmar menempati urutan keenam sebagai negara penghasil beras di Asia Tenggara. Penduduk Myanmar merupakan keturunan dari ras Mongol , selebihnya adalah keturunan dari India dan Pakistan. Hampir 75% dari mereka bekerja di sektor pertanian dan banyak yang tinggal di desa. Penduduk Myanmar y...

Perkembangan Budaya Pada Masa Demokrasi Liberal

  Para sastrawan yang sudah menyiapkan KKPI memiliki perencanaan yang matang. Mereka sudah  melakukan pengaman secukupnya baik berupa konsepsi maupun dukungan dari pejabat-pejabat dan kekuatan-kekuatan pancasilais. Setelah kemunculan Persatuan Karyawan Pengarang Indonesia (PKPI) barulah PKI mulai mengadakan kampanye untuk mengidentifikasi KKPI dan PKPIdengan manifest kebudayaan untuk sama-sama dihancurkan. Serangan terhadap manifest kebudayaan terus dilancarkan melalui tulisan yang semakin tajam dalam Harian Rakyat, Bintang Timur dan Zaman Baru. PKI menganggap manifest kebudayaan sebagai bentuk penyelewengan dari revolusi Indonesia yang berporos pada soko guru tani, buruh dan prajurit. Di lain sisi PKI mendukung penuh gagasan manifest politik karena dalam ide-ide tersebut terdapat penyesuaian gagasan sikap politik budaya dari perjuangan komunisme. Manifes kebudayaan dianggap mengesampingkan manifest politik karena memisahkan antara politik dan kebudayaan. Propaganda PKI yang h...

Masalah Sosial Remaja

Lingkungan sangat mempengaruhi respon dan pola perilaku remaja seperti yang  dinyatakan oleh Bronfenbrenner dalam E Atwater, bahwa aspek-aspek ketrampilan  sosial diantaranya kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dapat menyelesaikan  masalah, remaja sangat tergantung pada lingkungan, mulai dari lingkungan keluarga  yang merupakan interaksi langsung dengan remaja, perubahan sosial7 . Perubahan sosial  dalam lingkungan menurut Sarwono bahwa, situasi lingkungan yang dialami dan  dirasakan oleh remaja baik tentang peristiwa kekerasan dalam konflik maupun peristiwa  sosial lainnya sangat mempengaruhi hubungan interaksi remaja dengan remaja lain8 .  Hal tersebut juga akan masuk dalam memori remaja dan suatu saat nanti remaja akan  melakukan hal serupa bila berhubungan dengan dunia luar, dalam hal ini orang lain di  luar lingkungan keluarganya.  Lingkungan sekarang ini banyak sekali kita temukan kasus-kasus kekerasan  sosial yang ter...

Budaya Indonesia

Nim : Maulana Sufi Nim : 11200530000084 Kelas : MD 2C     Indonesia merupakan negara kepulauan yang mencakup lebih dari 17.000 pulau yang dihuni oleh sekitar 255 juta penduduk, sebuah angka yang membuat Indonesia menjadi negara di urutan keempat dalam hal negara dengan jumlah populasi yang terbesar di dunia. Angka ini juga mengimplikasikan bahwa banyak keanekaragaman budaya, etnis, agama maupun linguistik yang dapat ditemukan di dalam negara ini. Budaya tersebut sangat bervariasi, dari ritual Hindu yang dipraktekkan sehari-hari di pulau Bali, sampai pemberlakuan (parsial) hukum syariah di Aceh dan gaya hidup pemburu-pengumpul orang Mentawai.   Selain itu, sebelum kerangka nasional dibentuk, daerah-daerah di Indonesia mengalami sejarah politik dan ekonomi yang terpisah; keadaan yang masih terlihat dalam dinamika daerah saat ini. Semboyan nasional Bhinekka Tunggal Ika (Kesatuan dalam Keragaman) mengacu pada komposisi beragam negara ini. Motto ini juga menunjukkan bahwa, bia...