Masalah Sosial Remaja
Lingkungan sangat mempengaruhi respon dan pola perilaku remaja seperti yang
dinyatakan oleh Bronfenbrenner dalam E Atwater, bahwa aspek-aspek ketrampilan
sosial diantaranya kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dapat menyelesaikan
masalah, remaja sangat tergantung pada lingkungan, mulai dari lingkungan keluarga
yang merupakan interaksi langsung dengan remaja, perubahan sosial7
. Perubahan sosial
dalam lingkungan menurut Sarwono bahwa, situasi lingkungan yang dialami dan
dirasakan oleh remaja baik tentang peristiwa kekerasan dalam konflik maupun peristiwa
sosial lainnya sangat mempengaruhi hubungan interaksi remaja dengan remaja lain8
.
Hal tersebut juga akan masuk dalam memori remaja dan suatu saat nanti remaja akan
melakukan hal serupa bila berhubungan dengan dunia luar, dalam hal ini orang lain di
luar lingkungan keluarganya.
Lingkungan sekarang ini banyak sekali kita temukan kasus-kasus kekerasan
sosial yang terjadi, baik itu dikalangan anak sekolah, guru dan masyarakat dilingkungan
tempat tumbuh dan berkembang anak maupun di sosial media. Ekstrimnya lagi masih
ada oknum orang tua atau orang dewasa yang mempropokasi anak remaja untuk
melakukan kekerasan sosial, bahkan lingkungan tempat tumbuh dan berkembang
remaja, itu juga mendukung tindakan kekerasan sosial, yang mengakibatkan
perkembangan anak didiknya mengalami hambatan perkembangan moral, sosial,
komunikasi, dan pendidikan untuk masa depannya. Kekerasan sosal yang artinya
penggertak, orang yang mengganggu orang yang lemah atau gangguan “ancaman”,
perilaku tidak sopan dari seseorang yang menganggap dirinya lebih kuat, menghalangi
jalur transportasi umum9
.
Interaksi dengan sesama akan memberikan arti bagi kehidupan remaja. Freud
dalam Gerungan mengemukakan bahwa hati nurani, norma-norma dan cita-cita pribadi
tidak mungkin terbentuk dan berkembang tanpa remaja itu bergaul dengan lainnya,
sehingga jelas bahwa tanpa interaksi sosial remaja maupun manusia secara umum tidak
dapat berkembang selengkap-lengkapnya10. Lingkungan sangat mempengaruhi respon
dan pola perilaku remaja seperti dinyatakan Bronfenbrenner bahwa aspek-aspek
perkembangan sosial diantaranya kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dapat
menyelesaikan masalah, remaja tergantung pada lingkungan, mulai dari lingkungan
keluarga yang merupakan interaksi langsung dengan remaja, perubahan sosial, dan
kebiasaan lingkungan setempat dapat mempengaruhi pola perilaku remaja tentang
konflik atau kekerasan yang dialami secara langsung maupun tidak langsung.
Konflik sosial juga dapat mempengaruhi perkembangan sosial remaja.
Perkembangan sosial merupakan sebuah proses interaksi yang dibangun oleh seseorang
dengan orang lain11. Perkembangan sosial ini berupa jalinan interaksi anak remaja
dengan orang lain, mulai dari orang tua, saudara, teman bermain, tetangga, hingga
masyarakat secara luas.
Komentar
Posting Komentar